Minggu, 27 Maret 2011

Nasehat Seorang Sahabat untuk kita…^_^


Sahabatku...
Janganlah kau cemberut saat merasa sedih, karena kau tidak tahu kapan seseorang suka pada senyummu. Mungkin bagi dunia, kau hanyalah seseorang. Tapi bagi seseorang, mungkin kau adalah dunia. Maka nikmatilah rasa sedihmu, dengan berfikir positif dan memanfaatkan apa yang kau miliki dengan lebih baik lagi agar besok menjadi sesuatu yang berguna dan lebih berarti.

Sahabatku...
Jika sampai saat ini kau masih sendiri, menjadi manusia paling sepi, janganlah kau merasa terpuruk dan rendah diri. Lihatlah, bukankah jari-jemarimu dipisahkan oleh sela-sela kosong? Ya, karena Tuhan tahu, bahwa suatu saat pasti akan ada yang mengisi kekosongan itu, menggenggam erat jemarimu dan berkata : "Aku akan selalu menjagamu dan akan selalu ada untukmu..."

Sahabatku...
Tuhan terlalu bijak, sehingga Ia menciptakan seorang sahabat tanpa harga sepeser pun. Karena jika Tuhan mematok harga, sungguh, aku takkan pernah sanggup membeli sahabat berharga seperti dirimu. Di dunia ini tak ada sesuatu yang sempurna, termasuk juga sahabatmu. Maka seburuk dan sebenci apa pun kau pada seseorang, berusahalah untuk meredamnya, lalu menasehatinya, karena bisa jadi saat sudah kau lepaskan, penyesalanmu menjadi sesuatu yang sia-sia. Ternyata begitu banyak kebaikan yang tidak kau lihat sebelumnya. Ternyata begitu banyak keindahan yang terlewat dan tak sempat kau nikmati bersamanya.

Sahabatku...
Setiap awal membuka mata, bersyukur adalah hal pertama yang harus kau lakukan, atas kehidupan yang telah memberikan kesempatan, atas keberadaan senyum dan semangat dari orang-orang yang menyayangi dan kau sayangi, serta atas keyakinan bahwa rentetan hari akan menjadi hari yang menakjubkan. Percayalah, hidup itu indah jika kita tahu bagaimana cara menjalaninya.

Sahabatku...
Tak ada yang lebih merindukan kita setulus kematian. Kita tidak bisa menjamin, 1 kali 24 jam setelah membaca goresan tak berarti ini, kita masih bisa bernafas. Maka Rasul pun bersabda : "Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu oleh keduanya: kesehatan dan kesempatan". Selagi masih ada kesempatan dan kesehatan, berbuatlah, karena sekecil apapun yang kau yakini kebenaranya, ia akan tetap memiliki makna.

Sahabatku...
Konon, hidup ini cuma sesaat, maka jadikan ia lebih bermanfaat. Jika air mata adalah beban, jadikan senyum sebagai penawarnya. Jangan katakan apa yang kau ketahui, tapi ketahuilah apa yang kau katakan. Orang seringkali menilai dari apa yang mereka lihat, bukan dari apa yang mereka ketahui. Jadikan dirimu senyuman bagi sesama dan buatlah mereka selalu bahagia bila bersamamu....

Rabu, 23 Maret 2011

Alhamdulillah……

Terima kasih ya allah, akhirnya penulisan PKM-GT ku selesai tepat waktu. Ya setidaknya pada hari terakhir pengumpulan aku tidak terlalu gopoh, kayak tahun lalu, hehe…. (maklum masih tahun pertama yang tanpa pengalaman)

Di tahun kedua ini, namaku tertulis di dua kelompok. Yang pertama, aku diajak mas S. Dia adalah kakak senior yang dulu mendampingi mas "....." membimbingku dan maba lainnya dalam bimbingan pembuatan karya tulis. Hmmm….. bisa dibilang dia sudah jago dalam hal ini, ya…. Meskipun bagiku tetap mas F yang no.1, haha…. But, it is not important in here…^^

Mas s mengajaku, mungkin karena tahun kemarin PKM ku Alhamdulillah lolos (keberuntungan lho….), ya…. Tentu donk aku mau. Sapa coba yang gak mau diajak bekerja sama oleh senior dengan segudang pengalaman seperti dia. Mmmm……. Emang sich, sempat ada ragu mengingat sahabat ku sangat suka ma mas s, dan aku takut hubungan kerja sama ini menjadi benalu dalam persahabatanku. Oh…. Paranoid amat!! Be positive thinking orin.!!

Semuanya akan baik-baik saja, ini hanya hubngan kerja sama, gak lebih. Dengan kerja sama ini kamu akan belajar banyak darinya,baik itu teknik penulisan, cara mencari ide, ataupun pengalaman-pengalamannya. Bagaimanapun pengalaman adalah guru yang terbaik, dan kita hidup di dunia hanya sebentar, waktu tentu tak dapat menunggu kita tuk belajar hanya dari pengalaman pribadi, oleh karenanya kita juga butuh belajar dari pengalaman orang lain yang mendahului kita. sembari mungkin kau juga akan mendekatkan sahabatmu dengannya. I hope…^^

Berada 1 kelompok dengan orang yang lebih berpengalaman, tentu tak membuatku puas dengan hal itu sja. Tentu, aku harus berkarya sendiri. Dan dengan ideku sendiri. Aku harus berani melangkah dengan kakiku sendiri. Walau pada awalnya (semester 1 dulu) banyak orang yang meragukannya, bahkan tak segan tuk menertawaiku. Ah…. So what? What am I gonna do with all my dreams? Cuek aja lageeeee.... Mimpi kan sebuah warna kehidupan. Salah satu tanda kita hidup dan sehat adalah ketika kita mampu menertawai mimpi-mimpi kita. Dan menikmati tawa ketika orang lain menertawai mimpi-mimpi kita. Bukan malah mengirinya dengan tangis dan pesimistis. Bukankah begitu kawan???

“ha? Orin mau ikut karya tulis? Bisa apa dia?”

Okelah, kau boleh meremehkanku. Tapi, jangan sekali-kali meremehkan mimpiku. Ok!! Karena aku tahu, Allah tidak pernah tidur dan akan terus membantuku dalam menggapai mimpiku. Dan akan ku buktikan itu!!!
Finally, PKM-GT keduaku di tahun ini bertemakan media pembelajaran pendidikan. jujur, aku senang, meskipun dalam PKM ini bukan atas namaku (karena aku telah menjadi ketua di PKM dengan mas syam), but, never mind!!! yang penting aku berhasil berkarya dengan ideku sendiri. Tentu, dibalik ini semua adalah kuasa Allah SWT. Dan, aku juga tak kan melupakan jasa orang-orang yang telah membantuku, terutama pada dosen pembimbingku, pak Ardhie raditya. Terima kasih banyak pak….
Dan untuk semuanya, mas S, afril, d’dani, sebagai rekan kerjaku dalam pembuatan PKM-PKM ini. Aku juga mengucap terima kasih atas semuanya. Semoga hasil kerja keras kita membuahkan hasil yang manis, amien….:)

Senin, 10 Januari 2011

review Film "masalah-masalah sosial"

THE SEXY CITY
Persahabatan, cinta, atau keperawanan?

Ibukota, Kota dengan sejuta mimpi dimana sejuta orang mencoba menggantungkan hidupnya. kota besar yang penuh dengan keindahan dan kompleksitas. dari kerling gemerlapan hingga sudut-sudut gelap gulita penuh kemuraman. yang mampu membuat siapapun yang ingin menaklukan sang kota terlena hingga terjebak dalam kehidupan kota yang penuh dengan kebebasan. hal inilah yang dialami oleh gadis polos bernama Poppy. Dengan berbekal impian untuk bisa kuliah dan kerja, dia pun nekat menerjang kerasnya hidup di kota jakarta.
Waktupun berlalu, Poppy tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Sementara uang kos mau tidak mau harus segera dibayar. Dan akhirnya, dia diusir dari tempat kosnya. Mimpi untuk sukses seakan mulai menjauh darinya. Harapannya untuk menjadikan kota jakarta sebagai tempat untuk mengejar cita-cita sedikit demi sedikit hancur diterjang pahit getirnya kehidupan ibukota. Poppy terus berusaha mencari pekerjaan, hingga akhirnya dia berdiri di depan pintu sebuah club yang membuka lowongan kerja untuk menjadi PR (public relation). Dan disana dia bertemu dengan Reno (manager club). Dia pun tidak mengira jika PR di sebuah club jauh berbeda dengan PR di kantor-kantor. Menjadi PR di club itu artinya dia harus menjadi LC (lady club) dan menari striptise. Nalurinya mencoba tuk menolak, namun situasi dan kondisi memaksanya tuk melakukannya.
Dari club itulah Poppy bertemu dengan Stella, sesama LC di club tersebut. Mereka pun berteman, dan melihat keadaan Poppy yang sudah tidak memiliki tempat singgah, Stella mengajaknya tinggal dikosannya. Stella juga mengajari Poppy cara untuk menjalankan tugas LC dengan baik namun tetap menjaga keperawanannya. Dan Poppy pun menikmati hari-hari menjadi LC, hingga di suatu malam dia bertemu dengan Bono, cowok yang dulu sangat Poppy kagumi. Dari pertemuan itu, tumbuhlah benih-benih cinta di hati keduanya. Oh cinta, indahnya dirimu membuat gila orang-orang yang menjunjung keindahanmu. Berbeda dengan Stella, yang antipati terhadap cinta. “Cinta itu bulshit, tidak ada yang namanya cinta, yang ada hanyalah nafsu dan kebutuhan. Laki-laki memiliki nafsu, dan wanita memiliki kebutuhan yang memaksanya untuk menjadi pemuas nafsu laki-laki”. Menurut Stella mencoba menasehati Poppy yang tengah kasmaran.
         Malam kembali menunjukkan sexy-nya kota jakarta yang dihiasi Kupu-kupu malam yang indah nan sexy. Laki-laki hidung belangpun berhamburan mencari kepuasan malam. Begitu juga halnya dengan Poppy, dia harus menjalankan tugasnya sebagai pelaku yang menjadikan malam kota jakarta menjadi malam yang sexy. Setelah menjalankan tugasnya, dalam perjalanan pulang dia bertemu dengan sahabatnya Nanda yang pingsan di jalan. Namun, Nanda kini sudah berubah menjadi seorang junkie putaw karena pengaruh buruk sang kekasih yaitu Vino. Poppy berusaha menyadarkan Nanda dari hal itu, namun Nanda lebih mempercayai Vino daripada Poppy. Bahkan Nanda rela Vino menjualnya di pinggir jalan guna mendapatkan uang untuk beli putaw. Sementara Vino bermain cinta dengan wanita lain. Di tengah terpuruknya Nanda, Poppy dan Stella mengajaknya untuk tinggal bersama. Hidup bersama Poppy dan Stella tidak membuat Nanda berhenti mengkonsumsi putaw. Justru, Nanda nekat menjual barang-barang Poppy dan Stella untuk membeli putaw. Dan ketika Stella mengetahuinya, dia hendak mengusir Nanda dari kosnya. Tapi, Poppy membujuknya hingga ia luluh. Dan akhirnya, tiga cewek cantik ini tetap tinggal bersama dan menjadi sahabat.
            Masalah lain pun datang menghampiri Stella. Ibu kandungnya mendatanginya, memohon agar Stella memaafkan dan membantunya dari jeratan hutang. Namun, kebencian Stella terhadap ibunya sudah terlalu memuncak, Bahkan Stella telah menganggap tak ada lagi ibunya di dunia ini. Kebencian dan dendam Stella yang sangat terhadap ibunya ini lantaran sang ibu sering bermain judi, menjual diri, dan rela menjual keperawanan Stella untuk melunasi hutang-hutangnya. Dan kini, ibunya datang kembali, membawa angin kelam masa lalu yang telah berusaha ia lupakan.
            Suatu malam, Stella mendapat tawaran untuk menari striptis di sebuah acara private party, dan Stella menerimanya. Namun teryata itu hanyalah sebuah tipuan. Yang mengundangnya adalah rekan-rekan berjudi ibunya. Ibu Stella memiliki hutang yang cukup banyak kepada mereka, dan jika tidak mampu membayar sebesar Rp. Rp. 50 juta, maka Stella akan dijual kepada seorang germo. Stella menelfon Poppy dan Nanda, dan mereka kebingungan bagaimana caranya mendapatkan uang tebusan tersebut dalam waktu tiga hari. Mereka mencoba menjual semua barang-barang yang mereka miliki, namun itu masih jauh dari cukup. Di tengah keputusasaan, Nanda memberi ide untuk menjual diri. Menurutnya, dengan menjual diri mereka bisa mendapatkan uang sebesar Rp. 50 juta itu, namun Poppy menolaknya. Seberat apapun hidup ini, sebanyak apapun uang yang kita butuh jangan sampai kita menjual keperawanan kita, itulah prinsip hidup seorang Poppy.
Di tengah kebingungan yang melandanya, Poppy mencoba menghubungi Bono, pacarnya yang ternyata adalah seorang gigolo. Bono memenuhi permintaan Poppy untuk datang ke tempat kosnya, tapi yang ada hanyalah Nanda. Saat itu, disaat Poppy tidak ada, Nanda merayu Bono. Nanda bersedia memberi kepuasaan asal Bono bersedia memberinya uang. Dan Bono, seorang cowok yang sangat ingin menikmati indahnya bercinta dengan wanita seusianya, bukan dengan tante-tante langsung menerima ajakan Nanda. Poppy datang dan melihat semuanya, Bono mencoba menjelaskan namun Poppy sudah tidak percaya lagi. Dan Nanda, sahabat yang justru mengkhianatinya. Nanda meminta maaf dan memohon-mohon agar Poppy memaafkannya. Persahabatan memang jauh lebih penting daripada cinta. Friend forever, men contemporary. Dan akhirnya Poppy memaafkan Nanda.
Tiga hari hampir terlewati, sementara uang sebesar Rp. 50 juta belum juga terkumpul. Poppy mencoba meminta bantuan kepada Om Reno, namun manager club itupun tidak mampu membantu. Datanglah si Bono, mantan kekasih yang menghianatinya. Dia datang menawarkan Poppy agar menjual keperawanannya kepada seorang pria dan Poppy akan mendapatkan uang sebesar Rp. 50 juta itu. Disaat yang sama, calon tunangannya jauh-jauh dari kampung untuk mencari Poppy di jakarta. Dilemapun makin menjadi. persahabatan, cinta, atau keperawanan?
            Dan dengan berat hati, demi persahabatannya dengan Stella dan Nanda, dan demi membalas kebaikan-kebaikan Stella, Poppy terpaksa merelakan keperawanannya dijamah oleh orang lain untuk bisa mendapatkan uang sebesar Rp.Rp. 50 juta. Di saat Poppy memutuskan untuk menjual keperawanannya, Nanda kembali sakaw. Dan dia menyuruh Poppy untuk mengunci pintu kamar, agar Nanda tidak dapat mencari putaw kemana-mana. Poppy pun melangkahkan hidupnya kealam yang jauh lebih suram dari sebelumnya. Prinsip hidup “Seberat apapun hidup ini, sebanyak apapun uang yang kita butuh jangan sampai kita menjual keperawanan kita” yang selama ini Poppy pegang erat sudah tidak ada artinya lagi. Poppy terpaksa menjual keperawanannya kepada seorang laki-laki yang bersedia membayarnya Rp. 50 juta yang akan Poppy gunakan untuk menebus Stella dan membeli obat untuk Nanda. Keperawanannya terampas, kesuciannya telah hilang, dan mimpi yang ia bawa dari kampung hancur bersama deraian air matanya.
            Poppy pulang dengan uang Rp. 50 juta di tangannya, diiringi dengan harapan dia dapat menolong sahabat-sahabatnya, Stella dan Nanda. Namun, sesampainya di kos Poppy menemukan Nanda sudah dalam keadaan terbujur kaku. Nanda meninggal dunia karena sakaw. Poppy pun hancur, disaat dia merelakan diri untuk terpuruk dalam kekelaman hidup demi menolong sahabat-sahabatnya. Mereka justru pergi meninggalkan Poppy. Begitu halnya dengan Stella, Stella lebih memilih bunuh diri daripada harus dijual pada seorang germo. Hidup Poppy benar-benar kelabu. Sahabat, keperawanan dan cinta telah pergi dari hidupnya. Kini, yang ada hanyalah uang yang tak ada artinya lagi, sama seperti hidupnya yang benar-benar terpuruk dalam kekelaman hidup. hingga Dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Poppy ingin melepaskan semua kepenatan pikiran, kekelaman hidup, dan kelunya hati sebagai seorang gadis yang sudah ternodai. Dan tiba-tiba, calon tunangannya dari kampung datang mencoba membujuk Poppy agar tidak melompat dari jembatan. Calon tunangannya mencoba meyakinkan Poppy bahwa dia tetap menerima Poppy apa adanya. Hingga akhirnya Poppy mengurungkan niatnya untuk mengakhiri hidupnya.

Senin, 27 Desember 2010

Cintaku bersama Senja

Hingga hari ini, di detik waktu yang makin renta. Dia masih setia menemui sang senja. Dengan langkah kaki gontai semampunya, dia berjuang tuk merengkuh senja. Senja yang sangat dia cintai, senja yang sangat berarti.
Senja... selalu saja mengantar sang surya tuk menutup hari dan merayu akan malam kelam. Di ufuk barat, rona mentari mulai memerah menanti detik-detik pergantian waktu dinas dengan bulan penjaga malam. Sileut senyum senja mulai terkembang, memberi keteduhan, ketenangan dan kebahagiaan. Menatapnya, hilanglah rasa penat yang menghiasi hari dan terganti oleh kesejukan angin pekat malam. Dunia seakan terbuai oleh semburat senyumnya. Senja yang indah, mempesona, dan senja yang selalu dinanti.
Tapi baginya, indahnya senja tak seindah senja miliknya. Dalam hidupnya, dia hanya mencintai satu senja. Senja yang telah demikian menyatu dengan hatinya. Walau senyum senjanya telah tenggelam sejak 37 tahun yang lalu. Namun, senyum itu, kan terus ada dan menerangi hatinya. Begitupun dirinya, hati dan raganya kan terus menemani sang senja dengan cintanya.
Bibirnya merekah melihat senja telah menunggunya di tempat biasa. Tercipta sebuah senyum indah menyiratkan kebahagiaan. Disusul keinginan tuk segera menghamburkan doa dan kata-kata cinta, seraya menikmati indahnya senja bersama senja terindahnya.
Setelah sekian menit dia tenggelam dalam doa, untaian kata-kata cinta perlahan mulai menghiasi hening peraduan senja.
senja.... apa kabarmu hari ini? Baik-baik sajakah kau sayang?”
Hening, tak ada jawaban. Dia pun melanjutkan rangkaian kata-kata yang terucap tulus dari bibirnya yang indah. Bunga kamboja berjatuhan satu demi satu, mewarnai peraduan sang senja yang selalu terlihat bersih dan baru. Tangan dialah, yang tak pernah mengenal bosan dalam hari tuk membersihkannya.
Sayang... tentu kau tahu, aku tak pernah bisa melupakan bayangmu, aku tak bisa berhenti merindukanmu. Karena hati, cinta dan rinduku hanya tercipta untukmu. Walau saat ini kau telah jauh meninggalkanku. Tapi, kau kan selalu terasa ada di dekatku. Karena kau telah berada dihatiku, untuk selamanya...
Senja... setelah kepergianmu, tak ada lagi yang tersisa untukku selain kenangan-kenangan indah bersamamu. Dan disaat ini, ingin rasanya ku memandang keindahan matamu. Mata yang dulu dengannya aku bisa melihat cinta. Ingin kupegang erat jemari tanganmu, yang bersamanya aku bisa melukis indah pelangi kehidupan. Namun, yang ada hanyalah senja yang lain. Sosok terang dalam remang kegelapan yang tengah menghidupkan sinar untuk menyinari kehidupan setiap insan. Tapi, sinarnya hanya mampu menerangi fisik semata. Dia tak mampu menyinari dan menghangatkan perasaanku. Karena, telah ada sinarmu dalam hatiku. Sinar yang menerangi langkahku dalam hidup, dan sinar itu, takkan pernah padam ataupun terganti.
Sayang, aku memang tak pernah menyesali kepergianmu, karena itu adalah kehendak tuhan. Dan aku tak mempunyai kuasa tuk melarangmu meninggalkanku. Tapi, percayalah... cinta ini akan selalu ada hingga akhir hayatku, bahkan setelah kematianku. seperti cintaku padamu, doaku juga kan terus mengalir untukmu. aku akan terus menjagamu dalam doa-doaku”
Tanpa disadari, bulir-bulir bening itupun pecah mengalir diantara rangkaian doa dan kata-kata yang teralun lembut dari bibirnya.
cinta telah membuatnya gila”
Itulah kata yang sering dilontarkan untuknya, kala melihat tingkahnya yang setia mendatangi dan berbincang-bincang dengan sebuah batu nisan selama 37 tahun terakhir. Tapi bagiku, dia adalah laki-laki yang hebat, setia, sabar dan penyayang. Sosok yang hebat bagi anak-anaknya, ataupun bagi orang yang sangat mengenalnya.
Aku memang tak tahu bagaimana dia berjuang mengasuh, mendidik dan membesarkan tiga orang buah hatinya. Bagaimana dia membagi waktu antara mencari nafkah, membagi kasih sayang pada anaknya, dan memberi cinta pada senjanya yang telah terbang ke surga di 14tahun usia perkawinannya, Tanpa ada keluh. Tapi, bukan berarti aku tak tahu tentangnya.
Karena, Hingga disaat ini, disaat waktu semakin memberinya umur. Disaat Putra-putri kebanggaannya telah berhasil tumbuh menggapai bintang, untuknya dan untuk senjanya. Dia masih senantiasa memberi cinta pada senja, dan untukku.
kita hidup karena tuhan mencintai kita, dan kita hidup untuk mencintai tuhan. Maka, tak ada alasan bagi kita untuk mengingkari takdir dan nikmat-NYA. Dan bila nanti kau telah dihadiahi seorang pendamping hidup, jagalah cintanya. Yakinlah, dia adalah yang terbaik untukmu. yakinlah dia adalah cinta sejatimu, cinta dunia akhiratmu. Seperti aku yang menjaga cinta senja, nenekmu..”
Dan pecahlah air mataku, indah berkilau, berkelip bagai mutiara sesegar embun pagi. Rasa haru mulai menyeruak menyesaki dada.
Nenek...aku yakin kau bahagia disana. Karena kami disini, akan selalu menjaga cintamu dalam doa.”
Darinya ku belajar tentang arti mencintai dan kesetiaan. Tentang makna hidup dan pemberian tuhan. Dan tentang perjuangan. Tak pernah ada keluh terucap dari bibirmu, dengan penuh ikhlas kau menjalani semuanya. Kau tetap melangkah meski lelah, tetap tersenyum meski sulit, dan tetap sabar di tengah takdir. Dan.... kau berhasil kek, kau berhasil mengantarkan anak-anakmu menuju pintu kesuksesan, kau berhasil menjaga cinta kasihmu untuk senja dan anak-anakmu. Kau adalah kakek terhebatku. Tetaplah bertahan kek, semoga tuhan memberi hadiah terindah atas kesabaranmu. Yakni, surga untuk cintamu dan senja. Karena di surga, menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta karena-NYA.

Selasa, 07 Desember 2010

Amatilah diri anda

Amatilah pikiranmu karena itu yang akan menjadi ucapanmu.

Amatilah ucapanmu ,karena itulah yang akan menjadi tindakanmu.

Amatilah tindakanmu karena itu yang akan menjadi kebiasaanmu.

Amatilah kebiaasaanmu karena itulah yang akan menjadi karaktermu.

Amatilah karaktermu, karena itulah yang akan menjadi nasibmu,

Dan amatilah Nasibmu karena itulah yang akan menjadi kesuksesanmu


Amatilah diri anda. Karena hanya mereka yang mengenal dirinyalah yang akan mencapai ketenangan diri yang sesungguhnya.

Jumat, 12 November 2010

Tuhan...
Rahasia hidupku hanya Kau yang tahu. Hanya padamulah ku memohon penuh harap dalam setiap sujudku.
Wahai penilai hati, lihatlah batin ini... Jauh di lubuk hati masih ada ruang hampa yang merindukan setetes cinta Suci_Mu
Ya rabbi... maafkan aku...Usahaku tuk mencapai ridho-Mu, tak sebanding dengan pekat nikmat-Mu
Ampuni aku ya Rabbi... ucap syukurku jarang menggetarkan hidupku. Hanya ego yang berkuasa kala kebahagiaan menghampiri.
Tuntun aku ya rabbi... tuntun aku, agar aku tak mendustakan nikmat-MU. agar aku, bersyukur dalam setiap senyum bibirku dan tetes tangis mataku.

Minggu, 07 November 2010

Oh tuhan, izinkan ku mencintai-Mu. Menerima kehidupan ini dengan penuh ketulusan, seperti gemericik air di pematang sawah, seperti cicit cericit burung yang bercendai. Alam telah mengajariku tuk menerima setiap lembaran kasih-Mu bersama sebuah permohonan.
Tuhan, sayangi aku dalam anugrahmu. Aku tak punya apa-apa, selain hati yang akan selalu menunggu sapa-Mu. Rengkuh aku dalam hangat cinta-Mu. Hingga waktu kan menyapa, dan akhirnya aku terlelap dalam penyerahan sempurna dalam pelukan bumi.